Tulislah Sejarah Hidupmu dengan Menulis Buku



Kita sepakat bahwa setiap orang memiliki sejarahnya masing - masing, siapapun kita dan profesi apapun kita pasti memiliki sejarah personal. Yang membedakan adalah apakah sejarah kita didokumentasikan dalam sebuah buku sehingga banyak dibaca dan lihat orang atau tidak.

Kalau saya pribadi memilih untuk mendokumentasikan sejarah pribadi saya, fikiran dan pergulatan yang ada dalam benak saya. Bukan untuk gagah - gagahan melainkan upaya untuk merangkai sejarah agar generasi saya, anak cucu saya bisa membaca sejarah hidup saya dengan membaca buku karya saya.

Dan Alhamdulillah saya sekarang sedang menyelesaikan buku kedua berjudul Personal Branding Bukan Rakyasa Kepribadian setelah buku pertama yaitu Speak Brand telah terbit. Meski buku yang saya tulis tidak menjadi best seller tetapi paling tidak saya telah menuangkan ide dan gagasan dan anak - anak telah membacanya.

Itulah mengapa saya selalu menganjurkan kepada relasi dan teman - teman untuk menulis buku, karena dari buku itulah sejarah hidup kita bisa dibaca generasi penerus, khususnya anak cucu kita nanti.

Post a Comment